Malam hampir pagi.
Tubuh dingin, begitupun fikiran.
Kembali lagi-lagi tak menang.
Apa yang salah?
Aku jua tak menahu.
Seluruh teori berujung implementasi.
Aku rasa sudah maksimal.
Inilah ketidakbecusanku membuat gagasan.
Ekspektasi mencapai klimaksnya.
Tapi tak pernah sampai orgasme.
Mengecewai diri sendiri, apalagi orang terkasih.
Mungkin benar retorika itu?
Di jaman edan ini, tak ada lagi yang namanya "mencari"?
Melainkan harus "membeli".
Dan itu harga mati.
Tubuh dingin, begitupun fikiran.
Kembali lagi-lagi tak menang.
Apa yang salah?
Aku jua tak menahu.
Seluruh teori berujung implementasi.
Aku rasa sudah maksimal.
Inilah ketidakbecusanku membuat gagasan.
Ekspektasi mencapai klimaksnya.
Tapi tak pernah sampai orgasme.
Mengecewai diri sendiri, apalagi orang terkasih.
Mungkin benar retorika itu?
Di jaman edan ini, tak ada lagi yang namanya "mencari"?
Melainkan harus "membeli".
Dan itu harga mati.